Cara Menggunakan Scanner Mobil pada Toyota Avanza - Scanner Easy Diag

Sebagai montir modern, kita dituntut harus memahami teknologi. Karena mobil yang kita kerjakan semakin canggih. Dan untuk menangani mobil tersebut, kita perlu tahu cara menggunakan scanner mobil.

Tetapi jika anda belum punya lur, dan sedang mencari scanner mobil, coba baca artikel saya tentang scanner mobil terbaik

Scanner yang saya gunakan ini bisa jadi yang terbaik buat anda, tetapi kalau punya rejeki lebih mungkin bisa pertimbangkan yang saya ulas di artikel tersebut diatas.

Mari saya coba contohkan cara menggunakan scanner mobil pada Toyota Avanza dengan menggunakan scanner easy diag. Jika punya scanner lain, mungkin bisa anda temukan contoh menggunakannya disini

Untuk menggunakan scanner ini pada mobil toyota, kita dipaksa untuk mengenal tentang sales modelnya. Maksudnya setiap mobil mempunyai nomer model yang tertera pada plakat di mobil (untuk mobil toyota). Kebetulan mobil yang saya gunakan adalah Avanza 1.5 dengan nomer model 65#. Oke mari kita mulai saja ya.




Memasang socket OBD

Mobil-mobil dewasa ini, menggunakan socket OBD, atau OBD II tepatnya. Ciri-cirinya, adalah 16 pin dan sejauh saya amati, kebanyakan dibawah steer. Ada yang meletakkannya di dekat pangkal pedal rem, ada yang dekat handle kap motor. Hanya beberapa mobil yang meletakkanya selain di tempat itu, yang saya jumpain di mobil citroen di consul tengah.





Memulai Scan

Untuk memulai Scan, buka aplikasi dari tablet atau smartphone sobat oto. Pilih merk mobil dan akan ada pilihan Versi dari software scanner. Ditempat saya tertulis Toyota V48.82, mungkin punya sobat ada versi yang lebih tinggi.

Emang kenapa kalau versinya lebih tinggi atau lebih rendah?

Misal versi punya sobat V.49, artinya scanner sobat lebih kekinian, jadi pas dipakai untuk mobil yang keluaran baru bisa masuk. Kalau versinya lebih rendah, kita akan kesulitan untuk masuk ke mobil yang lebih baru.

Setelah menunggu beberapa saat, akan ada beberapa pilihan. 16 PIN DLC maksudnya adalah Data Link Connector dengan jumlah 16 PIN. Karena saya pakai yang PIN maka saya pakai yang ini.

La kalau maksud yang lain kayak 17 Toyota atau 22 PIN Toyota?

Dahulu kala sebelum ada socket OBD, Toyota menggunakan socket dengan jumlah pin 17 dan 22. Contoh Mobil Corrola tahun 90 an, itu terdapat socket 22 pin di dekat mesin.

Memilih Model

Selanjutnya adalah memilih model. Terdapat 2 mode yaitu Automatically Search dan Manually Sellect. Kalau di tipe lain seperti Innova 2.4, atau di Honda bisa jalan dengan Automatically Search. Hanya saja di mobil Avanza Belum, jadi sobat oto mau ga mau menggunakan Mannually Sellect.

Selanjutnya pilih *** dan masuk ke F65# dan memilih tahun untuk kendaraanya. Kebetulan mobil yang saya tes adalah mobil tahun 2013. Maksudnya Up to 04/2014 adalah mobil Avanza model F65 sampai dengan tahun 2014.

Selanjutnya ada 3 pilihan yaitu Quick Test, System Scan dan System Selection.

Apabila rekan semua ingin memeriksa keseluruhan sistem mobil, anda bisa menggunakan Quick Test atau System Scan. Untuk keduanya hampir mirip sebenarnya, cuman kalau sistemnya banyak, memakan waktu cukup lama. Jadi harus cukup sabar.

Kalau kita sudah tahu sistem yang kita tuju, saya anjurkan menggunakan system selection saja. Disitu kita bisa langsung ke menu ABS atau Engine misalnya.

Saat ini yang saya coba adalah Quick Test, Karena saya ingin tahu sistem apa saja yang ada di AVANZA ini.

Sistem yang terpasang pada Avanza 1.5 AT

Setelah saya quick Test ternyata ada 5 sistem yang terbaca pada mobil avanza ini. Yaitu Engine, ECT, ABS/VSC/TRC, EMPS dan SRS Airbag. Saya akan bahas di topik lain.

Baca juga: Jaringan pada mobil, CAN Bus. klik disini

Pada quick test ini akan ditunjukkan sistem mana saja yang mengalami masalah.


Membaca Fault Code

Selanjutnya, sobat bisa masuk ke Engine dan membaca Fault Code. Apasih Fault Code? Fault Code adalah kode kesalahan yang di tanam dalam control unit. Kode-kode ini untuk saat ini sudah di standarisasi untuk saat ini, contohnya diawali dengan P misal P0001, dll. Nanti saya coba bahas lebih detail.

Karena mobil tidak bermasalah pada engine, maka mobil tidak menunjukkan fault.

Terus kalau mobil ada fault harus gimana?

Jangan langsung ganti ya sensornya, pastiin dulu apa benar sensornya yang rusak, atau malah yang putus kabelnya. Saran saya catat dulu dan coba untuk dihapus.


Membaca Data Stream

Selanjutnya adalah membaca Data Stream, Apa sih Data Stream? Yang jelas adalah data-data pembacaan sensor yang ditampilkan secara real time. Kalau ibarat orang koma ya alat yang membaca tekanan darah berapa, detak jantung berapa, dll.


Fokus ke penggunaan scanner dulu ya, Saat membuka data stream, kita diminta manual select atau memilih semua. Maksudnya adalah kalau manual select kita sudah tahu data apa saja yang ingin kita lihat. Misal hanya ingin merlihat rpm, ECT, Tekanan, dll.

Jaman dulu, susahnya tanpa data stream. Untuk melihat sensor kerja bener aja harus ukur-ukur dan ga ada jalan lain.

Apa sekarang tidak perlu ukur-ukur sensor?

Tetap perlu lah kemampuan itu, untuk memastikan komponen rusak apa engga. Jangan main ganti barang ya! Tetapi dengan data stream dan mengingatnya, sobat bisa melihat apakah sensor itu fungsi atau tidak


Salam kunci

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Menggunakan Scanner Mobil pada Toyota Avanza - Scanner Easy Diag"

Post a Comment