Kuasai 11 Tool Seleksi Saat Belajar Photoshop Dasar


Ingin bisa edit foto bareng artis seperti kang @srdesignart yang sering nongol di tipi? Belajar photoshop dari dasar yuk. Software yang banyak digunakan oleh tukang desain, bahkan tukang hoax.

Walaupun sudah banyak apps edit foto instan, buat undangan instan, brosur instan tetapi fitur photoshop masih lebih jago untuk editing sampai saat ini.

Di dalam Adobe Photoshop, toolsnya memang bermacam-macam. Dan pastinya setiap tools punya fungsi-fungsi yang unik. Menurut saya tools yang bakalan paling banyak digunakan buat edit adalah move tools dan selection tool.

Ibarat kita punya foto yang mau disatukan. Alat apa yang kita gunakan?

Lem, gunting dan kertas.

Nah di photoshop kita pakai tools seperti itu.

Biar ada gambaran kita coba satukan gambar seperti dibawah (boleh dari file pribadi, boleh dari googling). Paling tidak sediakan tiga gambar berbeda agar nanti ada gambaran juga soal layer.


Membuat Dokumen Baru

Kita buka photoshop yuk. Dan kalau sudah siap, pilih file new dan akan tampil pilihan untuk menentukan ukuran kanvas.

Belajar photoshop, membuat dokumen baru
awalnya saya mau menggunakan domain kampung it tapi ternyata bekas dan maapin lupa edit.

Contoh saja ya, kita buat ukuran 1366 x 768 pixels dan oke. Untuk pengaturan pembuatan dokumen baru photoshop, sudah pernah dibahas disini

Jika sudah, buka 3 foto yang kita siapkan. Dengan memilih file open, kita langsung pilih ketiga gambarnya dan open.

Tetapi hati-hati ya dengan hak cipta. Paling bagus menggunakan foto sendiri.



Contoh diatas saya ambil dari web yamaha dan portal berita tribun. Semoga tidak melanggar hak cipta ya. 

Menyeleksi Objek dan Memindahkannya

Ingat ya, fokusnya adalah memahami selection tools dan move tools, jadinya jangan lihat hasilnya yang jauh dari sempurna.




Untuk foto yang pertama, kita seleksi dengan bentuk kotak Rectangular Marque Tool atau pakai seleksi bulet Elliptical Marque Tools juga boleh.

Pada gambar diatas, saya coba keempatnya untuk menunjukkan hasil dari masing-masing tools.

Tempat seleksi dan ukuran bebas dulu ya, jadi pada kotak kombo kita biarkan pada pilihan normal.

Gini aja deh,

Kita seleksi kotak, ditambah bulet dan juga yang kotak-kotak kecil ya.

Wah bikin bingung ye. Oke pelan-pelan.

Pilih seleksi kotak, terus pilih objek yang diinginkan. Terus pilih seleksi bulet.

Stop!

Sebelum seleksi ke objek, pilih dulu add to selection dan baru pilih ke objek. Jadinya akan tambah seleksi kan. Sekarang coba tambah dengan kotak-kotak kecilnya (Singgle Row Marque Tool dan Singgle Column Marque Tool)

Oke kan.

Loh gagal? Jangan lupa pas habis milih selection tool pilih juga add to selection, jadi nambah tidak bikin baru.

Ulangi, sampai kira-kira seperti dibawah ini.

Jika sudah, pilih Move tool dan tarik seleksi tadi ke kanvas baru yang sudah kita siapkan.

Hasilnya, jreng-jreng



Semoga tidak kelihatan ribet ya, karena tujuannya paham move tools, dan selection tool.

Kalau sudah, coba tantangan ya. Seleksi seperti dibawah ini, dengan keempat tools tadi, dikombinasi dengan add to selection dan subtract to selection.

Coba sendiri ya, jika bingung silahkan komentar dibawah.



Bagaimana Jika Ingin Seleksi Dengan Bentuk Suka-suka

Jika kita ingin menyeleksi objek dengan bebas dengan jalur suka-suka, atau bebas tetapi lurus, misalnya seleksi segitiga, atau mengikuti benda kerja. Kita bisa gunakan seleksi berikutnya.

Kita coba pada objek kedua ya, dengan memilih Lasso Tool.




Anggap kita sedang menggunakan pensil ajaib yang bisa menyeleksi objek. Gunakan mousenya ya, kayaknya kalau layar touch screen plus pensil enak banget ya.

Wah agak ngeselin nih kalau pengen seleksi lurus. Pakai mousenya susah.

Tenang,

Di photoshop sudah disediakan Polygonal Lasso Tools. Coba seleksi ulang dan lihat bedanya.



Jadi kalau kita ingin seleksi semacam tipi, meja, lemari, dll. Pokoknya yang lurus-lurus, kita pakai tools ini. Kalau ada seleksi kelebihan ya tinggal kurangi, kalau mau di tambah seleksinya ya di tambahin.

Tool seleksi yang selanjutnya bakalan jadi tools andalan kali ya, yaitu Magnetic Lasso Tools.

Tapi bagi yang sabar. Hehe

Kerja seni memang harus sabar dan telaten biar hasilnya bagusss.



Tools ini bisa mengikuti tepian benda yang ingin kita seleksi. Contohnya kalau kita mau seleksi gambarnya artis pakai tools ini, klik titik awalnya dan deketin pinggir-pinggir batas objek. Nanti dia bakal ikuti.

Yah kadang-kadang ada yang susah di arahkan sih. Makanya perlu kombinasi dengan tools lain.

Kalau sudah, pindah deh ke kanvas pertama.

Wah setelah dipindah nutupin nih, kegedean nih, iya nih. Jadi mesti gimana ya kang?

Ada solusinya ko, namanya free transform. Cuman nanti aja lah. Yang repot itu kalau kekecilan.

Bukan karena ga bisa di gedein, tapi kuatirnya foto jadi pecah-pecah dan jadinya ga cakep seperti yang diharapkan.

Seleksi Berdasarkan Kemiripan warna

Tahu ga, kenapa kalau foto pre-wed indoor backgroundnya polos. Terus nanti di edit jadi background mobil lah, apalah pokoknya keren-keren sesuai tema.

Jawabannya biar ganpang diseleksi dengan Magic Wand Tool.



Pokoknya yang warnanya sama dan berdekatan diseleksi, sampai kadang-kadang kalau background putih dan orangnya putih, orangnya juga ikut terseleksi.

Hati-hati

Kita atur dulu Tolerance. Semakin besar angka, semakin lebar pilih warnanya. Sesuaikan saja dengan kebutuhan ya gaes.

Seleksi Cepat

Seleksi cepat dengan Quick Selection Tools memudahkan kita memilih objek, contoh kalau ingin mewarnai komik.



Lihat gambar bibir dibawah, yang sudah saya seleksi dengan tools ini dan diberi warna.


Berkenalan dengan Layer

Menggunakan software desain memang selalu berurusan dengan layer. Awalnya saya dulu juga bingung,

Tapi

Setelah dijalani ternyata jadi bisa juga.



Jadi, anggap saja layer itu seperti beberapa tumpukan kertas. Pada gambar diatas saya menggunakan lima (5) layer. Paling bawah adalah background yang saya beri warna hitam.

Caranya gampang ko, kita pilih move tool dan klik pada background pada box layer seperti diatas di pojok kanan bawah. Dan untuk mewarnai, kita bisa menggunakan dengan paint bucket tool yang gambarnya seperti ember numpahin cat. Kalau dihitung tools nomer 12 dari atas.

Layer kedua adalah gambar rosi dan motornya. Jika ingin sama, gambarnya cari di google aja ya. Saya tinggal tarik ke kanvas diatas backgroun dengan move tool, tidak ada tool seleksi yang saya gunakan.

Layer ketiga saya isi dengan foto saya, diseleksi dengan magnetic tools dikombinasi dengan tools seleksi lain dan pindah dengan move tools. Selanjutnya saya beri nama kenkan.

Waduh, ketika geser ternyata kegedean ukuran fotonya, sehingga nutupi semua kanvas. Untuk menyesuaikan tekan Ctrl+ T supaya kita bebas mengubah ukuran.

Jika ingin mengecilkan, cari dari pojok gambar. Tekan mouse dan sambil tekan shift + tarik.

Kenapa pakai shift?

Biar ukuranya proposional. Jangan sampai muka jadi terlalu lonjong atau terlalu pendek. Atau kalau malas untuk tarik-tarik, gunakan cara lain.

Pada kombo box isi lebar dan tingginya masing masing 30%. Isinya di sebelah w dan h kombo box pas kita ctrl + T. Kalau masih kurang kecilin lagi jadi 20%, dan seterusnya sampai sesuai.

Terakhir layer keempat, yamaha R15 yang saya ambil dari situs yamaha indonesia. Karena layarnya berwarna, saya seleksi dengan magic wand tools pada warna backgroud.

Tetapi karena yang dibutuhkan adalah gambar motornya, maka kita harus seleksi benda kebalikannya. Untuk membalik semua seleksi pilih Select >>Inverse. 

Jika sudah terpilih motornya, baru kemudian di geser dengan move tool.

Tinggal di tata supaya kelihatan proposional, jika ada kelebihan kanvas silahkan potong dengan menu crop.

Sudah tahu kan simbol crop?

Hasil gambarnya akan seperti di atas. Untuk menambahkan teks, pilih menu T dan silahkan buat tulisan di kanvas. Dan ingat letakkan pada layer paling atas.

Semoga bermanfaat dan jangan lupa sering-sering berkunjung di septapw


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kuasai 11 Tool Seleksi Saat Belajar Photoshop Dasar "

Post a Comment