Mercedes E-Class W211

Mercedes E-Class W211

Septapw.com - Lurr.. mobil mercedes E-class W211 rata-rata sudah berusia lebih dari 10 tahun. Dan pastinya mulai masuk ke bengkel umum.

Dulu,

Awalnya agak grogi mengerjakan mobil ini. Soalnya sistem remnya menggunakan SBC, yang katanya pistonnya bisa nembak sendiri kalau ada yang buka pintu. Tetapi setelah tahu SOP yang benar, sekarang jadi lebih tenang ngerjain remnya.

Dan bukan hanya itu teknologi yang tersimpan di mobil ini. Pada sebagian tipe dilengkapi dengan suspensi udara. Dan mereka menyematkan teknologi AIRMATIC DC (Dual Control).

Kira-kira apa lagi ya?

Yuk kita bahas.

Tipe-tipe mobil Mercedes E-Class W211 yang masuk ke Indonesia

Selama tahun 2003-2009 mobil ini diproduksi, paling tidak Mercedes mengeluarkan 29 model untuk kelas ini. Baik itu dengan mesin bensin, ataupun mesin diesel.

Loh sedan ada mesin dieselnya juga?

Ada.

Tetapi untuk model diesel ga pernah masuk ke Indonesia (atau mungkin saya belum lihat untuk W211).

Memang dari 29 model yang diproduksi, tidak semua masuk ke Indonesia. Kalau tidak salah data, sekitar 7 model saja.

Apa saja itu?


1. E 200 Kompressor

Model E 200 Kompressor ini menggunakan mesin 4 silinder dengan kode 271.941. Dilengkapi dengan kompressor atau kita kenal dengan istilah supercharger.

Walaupun dengan kapasitas mesin 1.796 cc, mesin ini menyemburkan tenaga 163 PS(161 hp) pada 5.500 rpm. Dan torsi 240 N.m

Untuk mesin ini digunakan pada mobil produksi tahun 2002-2007. Karena selanjutnya dilakukan sedikit perbaikan pada mesinnya


2. E 200 Kompressor dengan mesin baru

Seperti yang kita sebutkan diatas, produksi E 200 W211 sekitar 2006-2010 menggunakan mesin yang berbeda. Mesinnya adalah 271.956.

Memang untuk kapasitas mesin tetap sama 1.796 cc, tetapi tenaga yang dihasilkan bisa mencapai 184 PS (181 hp) pada 5.500 rpm. Dan torsi 250 N.m pada 


3. E 230

Pada tipe ini sudah menggunakan mesin 272.922. Mesin ini merupakan mesin 6 silinder, DOHC dengan kapasitas mesin 2.496 cc.

Wah saya pikir kapasitasnya cuman 2.300, ternyata lebih.

Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 204 PS (201 hp) pada putaran 6.100 rpm dan torsi 245 Nm pada 2900-5500

4. E 240

engine M112

Tipe ini dibekali mesin 2.597 cc yang bisa mengeluarkan tenaga 177 PS (175 hp) pada rpm 6.200 dan torsi 245 Nm pada 2900 rpm

Kenapa tenaganya lebih besar yang E 230 ya?

Bisa jadi karena tipe ini masih menggunakan mesin 112.913. Walaupun sama-sama V6, tetapi memang punya beberapa perbedaan.

Dan memang mesin 272 adalah penerus mesin 112

5. E 280

Tipe ini dibekali mesin 272.943 tetapi dengan kapasitas yang lebih besar dari E 230. Kapasitas mesinnya adlaah 2.996 cc yang bisa mengeluarkan tenaga 231 PS (228 hp) pada 6000 rpm dan torsi 300 Nm pada 2700-5000 rpm


6. E 500

Tipe ini dibekali mesin 4.966 cc V8 yang bisa mengeluarkan tenaga 306 PS (302 hp) pada 5.600 rpm dan torsi 530 Nm pada 2.700 rpm

Mesinnya menggunakan mesin 113.967 

Yang seru di mobil ini dilengkapi teknologi mematikan sebagian silinder ketika throttle tertutup. Nama teknologinya adalah Active Cylinder Control.

Jadi ketika throttle valve tertutup, satu bank silinder dimatikan, kompresi dibocorkan, bahan bakar tidak disupplai dan pengapian dimatikan.


7. E 55 AMG

Tipe ini dibekali mesin 5.439 cc supercharger yang bisa mengeluarkan tenaga 476 PS (469 hp) pada 6.100 rpm dan torsi 699 Nm pada 2.650 rpm


Fitur elektronik yang terpasang dalam mobil ini

Tidak semua model bisa di urai lurr.. Tetapi kita ambil contoh aja ya dengan model E 240. Pada mobil yang spw kerjakan ada 30 ECU yang terpasang. 

Mmm.......

...banyak juga ya, perlu di bahas engga ya?

Sementara kita buat listnya dulu ya.

1. EZS - Electronic Ignition Switch

Kita lebih mengenalnya dengan istilah immobilizer atau anti maling.

2. CGW - Central gateway

Modul ini bertugas menterjemahkan data dan menghubungkan semua kabel jaringan yang ada di mobil.

3. ME2 - SFI

Istilah yang kita kenal adalah ECM lurr. Fungsinya untuk mengatur sistem bahan bakar dan pengapian.

Dan ga hanya itu, di mobil ini harus mengatur juga variable valve timing (VVT), variable intake manifold, dll

4. ETC - Electronic Transmission Control

Modul ini yang mengatur perpindahan transmisi melalui selenoid yang ada di dalam valve body. Tentunya berdasarkan banyak informasi yang diterima dari CAN Bus. 


5. ESM - Electronic Selector Module

Modul ini khusus untuk memonitor pergeseran tongkat perpindahan gigi. Apakah kita dalam posisi P, R, N, D atau posisi yang lain.

6. SBC - Sensotronic Brake Control

Sistem ini mengatur pengereman pada mobil.

Jangan kuatir, walaupun namanya terdengar cukup asing, tetapi didalam sistemnya sudah terintegrasi dengan ABS, ESP dan beberapa sistem pendahulunya.

Beda yang paling mencolok adalah tidak adanya booster rem pada mobil ini.

7. AB - Airbag

Airbag atau srs adalah pengaman untuk pengendara. Airbag akan mengembang jika terjadi kecelakaan. Itupun kalau benturannya memenuhi syarat. 

8. Dr-side SAM

Secara fisik mirip fuse box. Dibeberapa mobil menyebutnya sebagai BCM (Body Control Modul). Driver side SAM ini bertanggung jawab untuk suplai beberapa kelistrikan. 

Contohnya:

9. Pass-side SAM

Sama dengan Dr-side SAM, hanya saja kelistrikan yang disupply berbeda

10. Rear SAM

Sama dengan Dr-side SAM, hanya saja kelistrikan yang disupply berbeda

11.OCP- Overhead Control Panel

Ini adalah modul yang berupa panel tombol, letaknya ada di atas kepala.

12. UCP - Upper Control Panel

UCP juga modul yang berupa panel tombol, tetapi lokasinya di panel tengah dibawah grill.

13. BCM - Baterai Control Modul

BCM yang mengatur pengeluaran baterai. Jika dirasa berlebihan, maka sebagian beban akan dimatikan.

14. On-board electrically system (voltage supply)

Mobil ini mempunyai dua baterai (aki). Secara fisik besar dan kecil. Untuk aki kecil hanya 12 AH saja. Yang akan difungsikan ketika aki utama drop misalnya sampai kurang dari 10,5 V. 

Bukan untuk menopang kelistrikan mobil. Tetapi untuk menstabilkan on-board electrically system.


15. System Diagnosis

Masih dalam pencarian lurr. daripada saya sebar hoax

16. IC - Instrumen Cluster


Instrumen cluster yang ada didashboard lurr. Menampilkan lampu-lampu indikator, dan informasi untuk pengemudi.

Misal kondisi bahan bakar habis.

Atau seperti contoh ada kerusakan yang di deteksi (malfunction).

17. ASSYT Active System

18. ASSYT Plus

19. SCM

20. AGW - Audio gateway (MOST management system)

21. COMAND or Audio

22. CDC

23. DCM-FL - Door control module left

Modul untuk mengatur pintu sebelah depan kiri

24. DCM-FR - Door control module right

Modul untuk mengatur pintu sebelah depan kanan

25. DCM-RR - Door control module rear right

Modul untuk mengatur pintu bagian belakang kanan

26. DCM-RL - Door control module rear left

Modul untuk mengatur pintu belakang kiri

27. ESA driver - Electric seat adjustment driver

Modul yang mengatur pengaturan kursi, misalnya kita mau naikan, kita mau maju, mundur, dll. 

ESA driver untuk mengatur bagian pengemudi. Dan letaknya ada dibawah kursi.

28. ESA passenger - Electric seat adjustment front passenger

Modul yang mengatur pengaturan kursi, misalnya kita mau naikan, kita mau maju, mundur, dll. 

ESA passenger untuk mengatur bagian penumpang . Dan letaknya juga ada dibawah kursi.

29. AAC - Automatic air conditioning

Modul ini untuk mengatur AC. Kapan kompressor harus mutus atau nyambung kembali. Dan juga mengatur heater untuk dibuka jika diperlukan.


Lurr...
Beberapa informasi diatas nanti spw lengkapi lagi setelah dapat data yang akurat.

Bersambung...









Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mercedes E-Class W211"

Post a Comment