Bingung Pilih Oli Mesin yang Cocok Buat Mobil ? Baca Tips Berikut ini


Pernahkah sobat bingung pilih oli mesin yang cocok buat mobil sobat? Kenapa saya membuat judul diatas. Karena mesin mobil sekarang itu sudah canggih-canggih. Jadi kita mesti lebih jeli memilih pelumas yang bagus buat mobil kita

Pelumas itu ibarat darah bagi mesin mobil. Jadi sebenarnya oli mesin memerlukan perhatian di bengkel. Perawatan yang sering dilakukan di bengkel adalah Ganti Oli Mesin. Setiap jangka waktu tertentu, oli mesin harus di ganti. Bahkan ketika mobil tidak dipakai pun seharusnya oli mesin tetap harus diganti.

1. Pilih Pelumas Yang Cocok Bukan yang Paling Mahal

Pilih yang cocok tidak harus yang paling mahal jika pilih oli mesin untuk mobil kesayangan kita. Sobat harus tahu sewaktu mobil diciptakan dirancang dengan baik dan dipilihkan spesifikasi oli yang cocok untuk mesin tersebut.
Dewasa ini banyak lho mobil dengan cc kecil sudah pakai turbo, pakai VVTi, Pakai teknologi-teknologi yang sangat presisi yang butuh pelumas yang tepat.
Jadi apa dong saran nya?
Untuk memilih pelumas yang cocok, kita mesti membandingkan antara spesifikasi oli mesin dan spesifikasi kendaraan. Ketika membandingkan, kita perlu melihat kekentalan dan standar kualitas pelumas yang di buku owner manual

Standar kekentalan oli dinilai oleh SAE (). SAE itu adalah kumpulan para ahli otomotif di amerika sana. Kalau di indonesia disebutnya IATO ada juga ATOM. Hanya saja kedua badan tersebut belum berhak untuk mengukur nilai kekentalan oli. Contoh kekentalan oli adalah SAE 5W-30, ada juga SAE 40.

Apa coba bedanya 5W-30 dan SAE 40 ?

SAE 5W-30 adalah Multi Grade dan SAE 40 adalah single grade.

Semakin kecil angka SAE, artinya semakin encer pelumas tersebut, dan semakin tinggi angka SAE, artinya semakin kental pelumas tersebut.

Dulu ketika lagi sharing di bandung, saya ditanya bagaimana tandanya oli sintetis, oli semi sintetis dan mineral ?

Oli mineral umumnya lebih kental contohnya 20W-40, sedangkan untuk semi sintetis lebih encer contohnya 10W-40 dan untuk full sintetis lebih encer 0W-30. Walaupun itu tidak jaminan 100 %. Tapi yang namanya full sintetis perlu proses yang lebih jadi paling pass jika di produksi untuk pelumas yang encer dan dengan harga yang cukup tinggi.

2. Pilih Pelumas yang Bagus. Lihatnya Dari Mana?

Percayakan penilaian kualitas oli dari badan yang terpercaya. Umumnya kualitas oli dinilai oleh 3 badan yaitu :
  • API (American Petrolium Institut)
  • ACEA
  • JASO
paling engga itu yang saya tahu saat ini

Pernah ngamati engga, di botol pelumas tertulis API service SL? Biasanya di bagian belakang ya. Artinya sebenarnya adalah pelumas tersebut cocok untuk mesin bensin dan dengan klasifikasi L.
Kok bisa tahu kalau S itu untuk bensin? Kabarnya huruf S diambil dari singkatan Spark Plug (Busi) yang digunakan untuk sistem pengapian pada mesin bensin, jadi artinya S digunakan untuk mesin Bensin. Sedangkan untuk huruf dibelakang S yaitu L merupakan klasifikasi kualitasnya, biasanya dimulai dari huruf A, B, C, D, E, F, G, dst. Untuk spesifikasi API yang paling bagus untuk saat ini adalah SN.

Bagaimana untuk mesin diesel ? Untuk mesin diesel menggunakan spesifikasi CF, CH , dll. Huruf C diambil dari singkatan Compresison, karena mesin diesel melakukan pembakaran mengandalkan panas dari kompresi. Artinya huruf C adalah untuk mesin diesel. Untuk spesifikasi API yang paling bagus saat ini setahu saya CH. Nanti saya cek lagi apabila ada produk yang lebih tinggi.

Jadi dengan penjelasan diatas kita tahu mana pelumas bensin, mana pelumas diesel.
Bagaimana kalau tulisannya SM/CF ?
Artinya bisa untuk bensin, bisa juga untuk diesel. Hanya saja untuk bensin kualitasnya lebih bagus. Lihat dari mana? Dari angka SM artinya kualitasnya cukup tinggi, karena yang terakhir saat ini SN. Kalau yang CF sudah bisa untuk diesel, tapi lihat syarat dari mobilnya sudah masuk atau belum.

Klasifikasi Untuk Roda Gigi
Sebenarnya ada satu lagi yaitu kode G untuk pelumas roda gigi. Huruf G sendiri diambil dari kata Gear. Untuk saat ini setahu saya yang tertinggi di pasaran adalah GL5.

Bagaimana dengan ACEA dan JASO?

Untuk ACEA dan JASO saya lihat kebanyakan digunakan bareng dengan API. ACEA merupakan standar dari Eropa dan JASO dari Jepang.
Yang jelas saya sering melihat JASO MA, ACEA A1, ACEA A3 dan sampai A5.


3. Memilih Oli ketika Oli yang sesuai spesifikasi mobil tidak tersedia?

Kita bisa mencari pelumas dengan spesifikasi yang lebih tinggi. Misal spek SJ dan yang tersedia SM maka diperbolehkan. Tapi apabila sebaliknya dari SM kok turun ke SJ, sangat tidak dianjurkan.

Kalau saya sering memberi analogi ke peserta training saya, Anak SD jangan kasih soal anak SMA tapi anak SMA boleh diberi soal anak SD.


4. Jangan Suka Gonta-Ganti Oli Mesin, Kalau Ganti Harus Lakukan Ini

Mungkin sobat berpendapat bahwa semua oli sama saja, yaitu licin-licin juga. Jadi bisa dong kalau dicampur-campur atau gonta-ganti. Apalagi ada embel-embel, selama ini mobil saya ga papa.
Begini aja ya, kalau gonta-ganti oli mesin, sebaiknya diikuti dengan penggantian filter oli. Jangan sampai sisa oli yang lama bercampur dengan oli yang baru dan menjadi masalah.
Ah saya campur-campur pelumas ga pernah ada masalah kok
Mungkin sobat pernah mengalaminya. Memang yang namanya pelumas, kita ga pernah tahu isinya apa, produksi mana dan campuran additive nya apa. Jadi kalau yang dicampur ternyata ga bereaksi ya beruntung. Tapi kalau bereaksi dan membuat pelumas menjadi jelek itu beresiko.

5. Jangan Gunakan Additive yang belum Teruji

Sebenarnya didalam pelumas sendiri sudah ada banyak sekali additive yang ditambahkan untuk memenuhi syarat kualitas. Hanya saja yang perlu diketahui adalah, Untuk memperkuat kemampuan Additive  A mungkin akan mengorbankan Additive B.
Jadi masih perlu Additive engga?
Saya sarankan kalau ingin menambah Additive, pilih additive yang cocok dengan pelumas yang sobat pilih. Karena kalau ga cocok, bisa jadi malah merusak kualitas pelumas yang sobat pakai. Maksudnya ga cocok ini kan soal reaksi kimia, kita semua mana tahu dengan isi yang ada didalam pelumasnya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bingung Pilih Oli Mesin yang Cocok Buat Mobil ? Baca Tips Berikut ini"

Post a Comment