Unit Kompetensi Melaksanakan Pemeliharaan/Servis Komponen (OTO.KR10.001.01)

melaksanakan pemeliharaan/servis komponen alias kompetensi merawat mobil

Kalau kerja di bengkel, yang namanya kompetensi merawat mobil itu wajib. Jadi kalau ada tempat pelatihan yang pengen lulusannya kerja dibengkel, mbok ya dibekali tentang perawatan berkala atau kalau pakai pakai bahasa SKKNI judulnya Melaksanakan Pemeliharaan/Servis Komponen (OTO.KR010.001.01). Biar keren dikit, saya mencoba intip standar tetangga dengan judul Carry Out Maintenance and/or Component Servicing Operation (AUR00108A)
Unit ini mengidentifikasikan kompetensi yang dibutuhkan untuk melaksanakan pemeliharaan/servis komponen secara rutin, memastikan menggunakan pelumas dan cairan yang digunakan secara keperluan pemeliharaan/service.
Maksudnya apa coba? Mmm intinya sih mesti tahu dulu jadwal servis rutin plus tahu oli dan cairan apa yang di pakai pas servis rutin. Baru dari situ kita tahu apa aja yang dibutuhkan.

Lupain aja deh kompetensi ini, dah engga kekinian. Standartnya juga dah jadul.

What? Pekerjaan dibengkel yang paling banyak la ini. Tiap hari pasti ada ganti oli, pasti ada nambah cairan.

Ah gampang itu, oli kan banyak tinggal tuang yang penting licin, yang penting merah

Belom pernah diomelin karena salah ngasih harga oli kan? Harga oli  ATF seliter ada lho yang  1.500.000? Bayangno kalau ganti oli salah, trus mobil brisik, ga bisa pindah. Sukur2 ganti oli yang bener jadi sembuh. Cuman tetep tekor kan? Misal 7 liter aja udah berapa duit? Apa ga dapat motor?

Sangat penting ditanamkan kompetensi ini. Jadi 40-60 persen pekerjaan bengkel bisa diatasi paling engga ini menurut saya. Hehe. Wong nyari lulusan yang trampil alias kompeten perawatan berkala ki nga gampang. Kalau pun ada sudah masuk ke bengkel yang brandnya kuat.

Kembali ke standar aja, kayaknya kalau di negara tetangga diajarinya begini deh.

Eleman Kompetensi yang Pertama : Melaksanakan Pemeliharaan/Servis Komponen


Ada beberapa poin yang menjadi target kompetensi ini. Targetnya buat saya, buat yang sedang belajar, buat yang mau ngajar dan buat yang mau nguji.
1.1 Pemeliharaan/Service komponen dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainya
Jadi setiap mekanik harus mampu melakukan perawatan berkala, bahkan kalau di Ausi sebelum menekuni Motorsport, Admin, dll mereka wajib menempuh jalur ini. (*dulu, sepertinya dah dirubah dikit).
Supaya ga ngerusak komponen atau sistem lainya, berarti kan harus tahu nama komponen (biar ga salah bongkar) mesti tahu fungsinya (biar ga salah dalam memperlakukan). Komponen apa aja yang harus dipelajari disini? Fokus pada SOP perawatan  berkala pada gambar diatas.

1.2 Informasi yang benar diakses dan dari spesifikasi pabrik dan dipahami
Ini yang sering ditinggalkan dengan alasan sudah hafal. Wajar sih, lha wong mobil yang dikerjakan itu terus. Kalau multi brand, mm mendingan mikirin beras dari pada ngapalin spesifikasi. Jadi mendingan tahu dimana nyarinya.
Emang nyarinya dimana? Bisa di buku manual, bisa dibuku service, bisa di technical buletin (misal ada kasus khusus). Bisa di part catalog. Yang jelas makin tahu nyarinya dimana, makin enak deh
ah kalau akses buku manual itu kelihatan bodo
Kalau saya pribadi mendingan kelihatan bodo tapi bener ngerjainnya, dari pada pura-pura inget tapi salah. Kecuali sudah sering ngerjain, memang harusnya sudah apal. Kalau ngelihat orang bule, mereka lebih seneng melihat manual dari pada salah. Apalagi kalau urusan waranty, wuih bisa ga dibayar ama pabrik.

Ini penting lho !
Dari SOP juga kita jadi tahu contoh : ow kalau ganti filter solar itu perlu reset to, Ow kalau ganti oli mercy itu ga perlu bikin gantungan oli lagi sebenere, cuman mesti reset service ada yang pakai scanner ada yang manual, kalau mau tahu mesti buka manual.

1.3 Pemeliharaan/Servis dilaksanakan dengan metode dan perlengkapan yang ditentukan berdasarkan spesifikasi yang sesuai terhadap komponen
Buat ngerjain kita juga harus tahu alat-alat dan metodenya. Beberapa mobil sekarang, dikit-dikit pakai SST, (bukan Sitik-sitik tutok/ dikit-dikit pukul lho ya) tapi spesial tools. Contohnya buat mundurin brake pad, buat buka filter udara

1.4 Pekerjaan pemeliharaan/servis dilaksanakan dengan pedoman dari industri yang telah ditetapkan
Ikutilah pedoman dari kendaraan yang sudah dibaca diatas, kadang-kadang bacanya harus sambil makan keju/roti. Apa lagi kalau ketemu bahasa achtung oh achtung.
1.5 Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis
Kadang saya pribadi bingung dengan maksud disini, cuman kalau ga salah ngartiin, Semua yang sudah dikerjakan sesuai checklist, langsung dicatet di checklist
Untuk beberapa pabrikan, untuk yang berbau elektronic mesti kirim diagnostic log (jejak digital) dari mobil tersebut. Nyebelinya semua yang dilakukan di intip (diamati jarak jauh sama pabrik) cuman masih mekanik yang harus kirim. Coba kalau mobil dah bisa kirim status masalah sendiri. Apa ga jadi Carbook (facebooknya mobil)

1.6 Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang (K3), peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijaksanaan perusahaan

Kandaniyok. Yang namanya pekerjaan harus ngikuti SOP, termasuk pakaian kerja, Aturan yang boleh apa, yang ga boleh apa.


Eleman Kompetensi yang Kedua :Melaksanakan Pemeliharaan/Servis Komponen

2.1 Correct Lubricants/Fluid are used for components as per the manufacturer spesifications
Wuih sok-sokan pakai bahasa inggris ya, padahal mangane telo. 

Nga gitu sih, soale kalau disini di terjemahin nya penggunaan pelumas/cairan pembersih. Padahal kan yang dimaksud fluida diatas contohnya Coolant, Brake Fluid, cairan baterai terus apa lagi ya...... Coba aja cairan baterai buat bersih-bersih mobil, kalau engga brake fluid buat nyuci. Mentang-mentang kalau berdarah diobati sama brake fluid?
Maap ya SKKNI saya potong dikit kata-katanya. Semoga tidak dilaporkan.

2.2 Pembuangan pelumas/cairan bekas dilaksanakan berdasarkan undang-undang lingkungan hidup
Mmm, berat ini. Cuman saya mau cerita dikit pas saya numpang bobo di Badhoevedorp, mau buang baterai A3 dikasih tahu. Eh stop taruh sini aja, nanti saya yang buang. Soale kalau buang sembarangan nanti kena denda. Sampah yang ini, di sebelah sini, kalau sampah ini di sebelah sini
Mau buang sampah aja mikir ya. mmmm.
Gimana oli, gimana brake fluid?

2.3 Penanganan pelumas/cairan bekas dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), (K3), peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijaksanaan perusahaan

Mesti tahu aturannya aja deh, nanti kalau kerjanya di negara lain yang peduli banget sama lingkungan biar ga kelihatan ga bisa. Mosok mau buang limbah mesti nanya, walaupun mungkin bakalan ada peraturan yang beda sih.


Batasan Variabel

Kalau ngomong batasan variabel ada 5 perkaranya. Poin ini kan biar pas mengidentifikasikan kompetensi tidak terlalu melebar
1. Batasan konteks :
Standar kompetensi ini digunakan untuk jasa pelayanan pemeliharaan/servis dan perbaikan di bidang perbengkelan.
Coba yuk tanya ke bengkel, kalau ngerawat mobil di bengkel yang dilakuin apa aja. Yang lengkap ya, terus sedikit kepo, sehari bisa berapa mobil yang perawatan rutin. Misal di jawab 4 mobil sehari per mekanik, artinya jangan bosen latihan mbuka ban berkali-kali, latihan buka busi berkali-kali, latihan buka manual berkali-kali, latihan dongkrak berkali-kali. Jangan cuman sekali itupun nonton.
Kalau pasang baut slek, trus pasang lift/dongkrak penyok, brake pad lupa ga dipasang. kan bikin nyut-nyutan kepala.

2. Sumber informasi/dokumen dapat termasuk

  • Spesifikasi pabrik kendaraan
  • Spesifikasi pabrik perlengakapan
  • SOP perusahaan
  • Persyaratan di tempat kerja/industri
  • Spesifikasi pabrik produk/komponen
  • Kebutuhan pelanggan
3. Melaksanakan K3 harus memenuhi
  • Undang-undang tentang K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
  • Ketentuan di bidang industri
4. Sumber-sumber dapat termasuk
  • Peralatan tangan/hand tools, peralatan bertenaga angin/
  • Bahan pelumas dan cairan
5. Kegiatan
Kegiatan harus dilaksanakan dibawah kondisi kerja normal dan harus meliputi menggunakan pelumas dan cairan dengan benar

Ini benar-benar harus dilaksanan. mesti tahu brake fluid yang mana, jangan di isi ke fluid suspensi mentang-mentang sama-sama bening. Kalau brake fluid tumpah harus buru-buru kasih air. Kalau isi aki harus pakai air aki, Kalau baterai MF jangan disebut aki kering lah. 

Panduan Penilaian

1. Konteks
  • Pengetahuan dan ketrampilan dasar dapat dinilai melalui pekerjaan dan tidak melalui pekerjaan
    Jadi kalau orang yang sudah pengalaman dan terbukti, dengan pengalaman kerja boleh diuji tanpa praktek, tapi kalau ragu ya mesti tetep suruh ngerjain praktek.
  • Penilaian ketrampilan dapat dilakukan setelah periode pelatihan yang diawasi dan pengalaman melakukan sendiri pada tipe yang sama. Jika kondisi tempat kerja tidak memungkinkan, penilaian dapat dilakukan melalui simulasi
  • Hasil yang telah ditentukan harus dapat tercapai tanpa pengawasan langsung


2. Aspek-aspek penting :

Konteks
Kompetensi penting diamati secara menyeluruh agar mampu menerapkan kompetensi pada keadaan yang berubah-ubah dan merespon situasi yang berbeda pada beberapa aspek-aspek berikut.
  • Pemahaman dan komunikasi informasi kerja pemeliharaan/servis
  • prosedur pemeliharaan/servis dan komponen
  • Melaksanakan kerja yang aman
  • Metode perlindungan
3. Pengetahuan dasar
  • Persyaratan keselamatan diri
  • Tipe pelumas dan cairan
  • Penerapan pelumas dan cairan
  • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja
  • Persyaratan keamanan komponen
  • Daftar pemeriksaan pemeliharaan/servis
  • Prosedur pemeliharaan/servis
4. Penilaian praktek
  • Mengakses, memahami dan menerapkan informasi teknik
  • Menggunakan peralatan dan perlengkapan yang sesuai
  • Memelihara catatan/data pelanggan perusahaan
  • Menerapkan prosedur pemeliharaan/servis
  • Mengikuti daftar pemeriksaan pemeliharaan/servis
5. Unjuk kerja dari ketrampilan yang diperlukan
  • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas
  • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas
  • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin, menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lain
Kompetensi Kunci

No
Kompetensi Kunci Dalam Unit ini
Tingkat
1
Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi
2
2
Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi
1
3
Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas
1
4
Bekerja dengan orang lain dan kelompok
-
5
Menggunakan ide-ide dan tehnik matematika
-
6
Memecahkan masalah
1
7
Menggunakan teknologi
1


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Unit Kompetensi Melaksanakan Pemeliharaan/Servis Komponen (OTO.KR10.001.01)"

Post a Comment