Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ketemu! Ini Penyebab Mesin Mobil Pincang pada BMW X3 Diesel 2016

Kedatangan mobil BMW bermesin diesel memang cukup jarang buat bengkel kami. Karena memang di Indonesia mobil penumpang didominasi oleh mesin bensin.

Mobil yang datang sebenarnya bukan sedan tetapi model crossover yaitu BMW X3 F26 2.0dX dengan mesin B47. 

Mobil BMW ini datang dengan keluhan mesin pincang dan pada knalpot ngebul hitam. 

Menurut info pelanggan, mobil sudah diperiksa di sebuah bengkel dan di vonis injektor dan EGR harus diganti.

Berbekal dari informasi ini, team kami tidak mau langsung percaya begitu saja. Sehingga kami memulai diagnosa ulang.

Karena load agak penuh, sambil menunggu team yang mengerjakan, saya melakukan pemeriksaan pendahuluan yaitu :

Memeriksa DTC pada mobil.

Penyebab mesin mobil pincang pada BMW X3 Diesel 2016

Proses ini menggunakan scan tools atau scanner mobil

Selain memeriksa DTC, biasanya saya sekaligus mempelajari ada apa saja teknologi yang terpasang pada mobil sekelas BMW X3 ini.

Selang beberapa menit, 

DTC sudah terbaca di beberapa sistem. Dan scanner mobil yang saya gunakan menunjukkan bahwa mobil ini dilengkapi sekitar 23 ECU.

Karena fokus kami pada mesin, maka hanya DTC engine yang saya perhatikan. Walaupun DTC lain tetap saya baca. 

Karena terkadang permasalahan engine bisa jadi timbul karena sistem lain yang bermasalah. Maklum saja, semua mobil sekarang sudah dilengkapi dengan CAN Bus. Saya pernah membahas topik ini di blog saya yang lain.

DTC atau fault code yang terbaca pada engine adalah :

Itu artinya ECM mendeteksi bahwa ada masalah pada silinder satu (1) dan komputer mengkoreksi jumlah penginjeksian. Tetapi sayangnya setelah dikoreksi tetap tidak berhasil. 

Mesin tetap saja pincang.

Untuk DTC yang lain-lain saya anggap sebagai catatan terlebih dahulu.

Terus apa yang harus dilakukan.

Pertama saya mencoba membaca data stream.Tetapi sayangnya tidak ada data yang berhubungan dengan dtc tersebut. 

Biasanya pada mobil jepang, nilai kompensasi injektor bisa dibaca pada masing-masing silinder. Tetapi ini tidak. 

Atau mungkin karena scanner yang saya gunakan belum punya akses lebih jauh.

Karena tidak ada,

Saya langsung menulis resep pekerjaan lanjutan

1. Periksa injektor.

Mencari penyebab mesin mobil pincang pada BMW X3 Diesel

Bagaimana caranya?

Ini yang susah, karena ketika kami cek dari manual, mobil ini sudah menggunakan "piezo injector". Walaupun kami memiliki osciloscope tetapi sepertinya belum bisa untuk memastikan. 

Mengingat piezo ini bekerja berdasarkan PWM.

Jadi kami memilih opsi lain untuk memastikan injektor apakah benar-benar rusak atau tidak. Untuk proses mohon maaf tidak bisa saya ceritakan secara detail. 

Dan hasil dari pemeriksaan adalah injektor tidak bermasalah. 

Jadi kami lanjut ke test kompresi. Dan jika hasilnya bagus, kami harus melanjutkan ke langkah selanjutnya yaitu pemeriksaan kabel ke injektor

2. Pemeriksaan tekanan kompresi

Pengetesan penyebab mesin mobil pincang pada BMW X3 Diesel

Karena mesin diesel, pemeriksaan tekanan kompresi kami lakukan dari dudukan glow plug. 

Untungnya kami memiliki adaptor yang cocok untuk melakukan test kompresi. Jadi test kompresi bisa dilakukan. Untuk prosesnya sementara anda bisa berkunjung di blog montirpintar

Hasilnya?

Ternyata silinder satu hanya 10 bar saja dan untuk silinder lain diatas 20 bar.

Jauh sekali ya?

Iya, seperti yang kita tahu, tekanan kompresi mesin diesel minimal memang sekitar 16 bar. Dan kebanyakan yang saya jumpai ada diatas 20 bar.

Jadi kesimpulannya adalah ada masalah di mekanisme mesin silinder nomer 1. Dan harus dilakukan overhaul. 

Untuk overhaul ditempat kami akan dilakukan team tersendiri karena jam terbang mereka untuk overhoul sudah tidak diragukan lagi.

Ibarat pemain bola ada khusus spesialis tendangan bebas, atau apalah.

Dan sambil menunggu persetujuan pelanggan, dan juga menunggu antrian pengerjaan. Sementara kami melakukan persiapan dengan mencari part number dan juga melakukan estimasi harga. 

Tidak lupa juga saya mencari tahu apakah perlu special tools khusus atau tidak.

Kesimpulan

Untuk mendiagnosa perlu pengetahuan yang mendalam tentang sistem pada mobil. Hal ini untuk mencegah kesalahan diagnosa.

Apabila menghadapi DTC pada mobil, sebaiknya baca secara seksama dan cari tahu artinya terlebih dahulu.

Jika anda mengalami permasalah mobil seperti diatas, terutama pada mobil BMW, Mercedes, Audi, Toyota, dll. Mungkin bengkel kami bisa membantu anda mengatasi masalah mobil tersebut. 

Silahkan hubungi kami di 021 421 3335 untuk Jakarta. Kami juga melayani untuk area Semarang, Solo dan Surabaya.

Untuk info lebih lengkap silahkan cek di website kami autoservice.co.id


Posting Komentar untuk "Ketemu! Ini Penyebab Mesin Mobil Pincang pada BMW X3 Diesel 2016"