Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Range Rover Evoque Kurang Tenaga Karena Problem pada Turbochager

Range Rover Evoque kurang tenaga karena problem pada turbocharger

Cukup sering memang kami menghadapi Range Rover Evoque Kurang Tenaga karena problem pada turbocharger.

Dan biasanya saya kebagian untuk analisa,

Apakah dari turbo, dari selang yang pecah, atau dari komponen-komponen turbochargernya. 

Pernah kejadian,

Saya ditanya via wa untuk problem yang sama dengan dialog yang singkat. Dan repotnya langsung diminta estimasi harga barangnya yang rusak.

Tentu saja saya tidak bisa jawab

Karena berdasarkan pengalaman, penyebabnya bisa berbeda-beda, meskipun DTC yang timbul sama. Yaitu P0299 Turbocharger underboost condition.

Ketika dicoba pasti juga sama-sama kurang tenaga.

Lalu apa yang harus dilakukan untuk mencari masalah range rover evoque kuranh tenaga?

Jika ada keluhan kurang tenaga, pertama yang kami coba adalah periksa DTC dengan scanner mobil.

Dari sini perlu dipastikan apakah ada DTC lain yang timbul.

Jika memungkinkan maka kami akan lakukan test jalan sambil melihat data stream dengan scanner mobil ini.

Yang perlu dilihat adalah tekanan turbo, atau boost absolute pressure.

Nilai tekanan absolutnya berapa?

Ketika idle, mobil yang menggunakan turbocharger akan menunjukan sekitar 1 bar. Sedangkan pada saat kecepatan tinggi bisa mencapai 2,3 bar.

Repotnya adalah

Satuan yang ditampilkan scanner mobil berbeda-beda.

Contohnya ketika menggunakan X341 pro, satuan yang ditampilkan adalah kpa.

Sehingga nilai pada data stream adalah 100 kpa ketika idle dan 230 kpa ketika kecepatan tinggi.

Sempat juga saya mencoba menggunakan IWT II dari autoland. Dan pembacaannya menggunakam satuan hpa.

Artinya angka yang di tunjukkan adalah 1000 hpa dan juga sekitar 2300 hpa.

Disini pentingnya memahami satuan tekanan.

Sehingga kita tidak bisa dibuat salah diagnosa gara-gara angka tersebut.

Hasilnya dari pemeriksaan mobil yang kami kerjakan ini adalah 140 kpa ketika kecepatan tinggi.

Itu artinya tekanan turbo memang sangat jauh dari spesifikasi.

Tekanannya bocor kemana?

Untuk pemeriksaan paling ideal memang menggunakan lift. Karena selang masuk evoque berada dibawah mesin. Dan posisi kita harus melihat dibawah mesin untuk melihat kondisi selang-selang.

Mobil di gas pada putaran tinggi, dan kita harus perhatikan apakah ada tiupan angin yang bocor. 

Jika ada kebocoran, kita harus ganti terlebih dahulu.

Bagaimana jika di isolasi ?

Ini yang sering saya jumpai, yaitu selang diisolasi atau diberi perekat berlapis-lapis. Dan beranggapan bahwa isolasi kuat menahan tekanan sebesar itu.

Dan ternyata salah!

Pernah juga mekanik kami melakukannya di mobil lain dan hasilnya tetap bocor. Lalu saya mencoba menjelaskan dengan perumpamaan.

Misal ban motor bapak bocor, apakah bapak bisa tambal menggunakan isolasi?

Dia jawab tidak, karena tidak kuat.

Dari situ dia baru mau paham dan mau mengerti.

Bagaimana jika tidak ditemukan kebocoran selang?

Langkah selanjutnya adalah pemeriksaan komponen turbo, mulai dari selenoid, selang-selang vakum, dan kebocoran intake manifold

Pada kasus ini selenoid ternyata bermasalah.

Ketika diukur tahanannya terlalu tinggi sampai 200 ohm. Padahal umumnya dibawah 80 ohm.

Dan benar, setelah diganti, tekanan turbo bisa mencapai sekitar 230 kpa. Hanya saja tekanan segini untuk evoque masih dianggap underboost. Sehingga kami menyetelnya sampai 240 kpa.

Catatan septapw

Permasalahan kurang tekanan pada turbocharger tidak bisa dengan tebak-tebakan. Karena komponen yang mempengaruhinya cukup banyak.

Yang pertama kali harus dilakukan adalah memeriksa selang-selang masuk setelah turbo dan juga selang-selang vakum. Selanjutnya pastikan semua komponen dalam turbo bekerja dengan baik.

Untuk mempelajari tentang turbocharger, bisa dibaca disini

Pekerjaan diatas di kerjakan oleh team bengkel auto service yang berpengalaman dalam mengerjakan mobil-mobil cbu.

Posting Komentar untuk "Range Rover Evoque Kurang Tenaga Karena Problem pada Turbochager"